KARYA PRESTATIF CKS_BAHAN REFERENSI
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala
hidayah, inayah dan ma’unahNya, dapat menyelesaikan karya prestatif ini,
sebagai salah satu persyaratan mengikuti seleksi calon Kepala Sekolah Menengah Pertama
di Kabupaten Ponorogo.
Dalam penyusunan karya prestatif
ini, penulis banyak mendapatkan bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh
karena itu penulis menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan mengucapkan
terima kasih yang setulus-tulusnya kepada:
1. Bapak Abdul Wahib, M. Pd, Selaku Pengawas
Pembina Sekolah di Kabupaten Ponorogo yang telah memberikan bimbingan, arahan
yang bermanfaat dalam penyusunan karya prestatif ini.
2. Ibu Mimik Suko Wahyuni, S.Pd., M.Pd, Selaku
Kepala SMP Negeri 1 Kecamatan Sawoo telah memberikan kesempatan, motivasi, semangat
dan pengarahan sehingga karya prestatif ini dapat terselesaikan.
3. Teman-teman sejawat yang memberikan support dalam mengikuti seleksi Calon
Kepala Sekolah.
4. Keluarga kami
tercinta yang telah memberikan dukungan penuh dalam menyelesaikan karya
prestatif ini.
Teriring doa, semoga semua jasa dan amal baik semua pihak yang
telah membantu penyusunan karya tulis ini mendapat pahala kebaikan yang
berlipat ganda dari Allah SWT.
Karya prestatif ini masih jauh dari kata sempurna, karena
kesempurnaan hanya milik Allah SWT, untuk itu penulis berharap kritik dan saran
untuk perbaikan karya-karya prestatif berikutnya.
Ponorogo,9
April 2018
KARYA PRESTATIF
CALON PESERTA SELEKSI KEPALA SEKOLAH
Oleh: Mohammad Thoyib, S.Pd., M.Pd.
Pendahuluan
Mohammad Thoyib, dilahirkan di Kelurahan
Jingglong Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo pada tanggal 05 MAret 1967, putera
kelima dari tujuh bersaudara, dari pasangan Bapak Imam Sukro (almarhum) dan Ibu
Marmi (almarhumah). Sejak lahir tinggal di Kelurahan Jingglong sampai tahun
1970 keluarga hijrah ke Jember mengikuti orang tua sebagai pendakwah bersama
lima saudara kandung, hanya anak sulung dan anak kedua tetap tinggal di
Ponorogo. Pada tahun 1974 kembali ke Ponorogo memulai Pendidikan formal.
Pada tahun 1974 memulai Pendidikan sekolah
dasar di SD Negeri Pinggirsari sampai kelas 4 dan dilanjutkan kelas 5 di SDN
Mangkujayan I yang waktu itu bernama SD Diponegoro sampai tamat tahun 1980.
Kemudian melanjutkan ke jenjang sekolah menengah tingkat pertama di SMP Negeri 1 Ponorogo sampai tamat tahun 1983.
Pada tahun 1986 penulis lulus dari Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Negeri Ponorogo.
Selanjutnya penulis menempuh pendidikan diploma 3 (D-III) di IKIP Negeri Surabaya melalui tes Sipenmaru jurusan Pendidikan Seni
Rupa dan lulus tahun 1989.
Sejak Semester 2 di perkuliahan
penulis sudah membantu mengajar di beberapa SMP swasta di Surabaya, yaitu di
SMP Raden Rahmat, SMP Hang Tuah III, MTs Wahid Hasyim dan SMA Kartika Surabaya.
Penulis berusaha membagi waktu perkuliahan dan mengajar, disamping menimba
pengalaman juga mendapatkan penghasilan untuk memenuhi pembiayaan kuliah.
Setelah lulus dari Perguruan tinggi
penulis menggunakan seluruh waktunya untuk mengajar di beberapa sekolah di
Surabaya tersebut sampai tahun 1991. Karena Proyek Ikatan Dinas sudah dihapus
pemerintah waktu itu maka penulis pada tahun 1991 mengikut seleksi calon
pegawai negeri melalui jalur tes di Surabaya dan dinyatakan diterima, dan
selanjutnya tahun 1992 tepatnya tanggal 1 Pebruari 1992 penulis diangkat
sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil sebagai seorang guru yang ditempatkan di SMP
Negeri 1 Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Pada tahun 1993, penulis menikah dengan
seorang istri bernama Siti Khotimah, S.Pd.I seorang Gadis Lulusan LPPGTKI
Al-Azar dan Institut Agama Islam Sunan
Giri Ponorogo bekerja sebagai Guru TK Islam di Ponorogo. Tahun 1997 penulis
melanjutkan Studi mengambil program Sarjana (S1) di IKIP Surabaya, lulus tahun
1998. Selanjutnya atas ijin belajar Bupati penulis menempuh Program
Pascasarjana (S.2) di UNIPA Surabaya Program Studi Teknologi Pembelajaran
Konsentrasi Manajemen Pendidikan lulus tahun 2005, tanpa meninggalkan tugas
Dinas sebagai PNS (Guru) di SMP Negeri 1 Sawoo karena perkuliahan dilaksanakan
di LPTK yang ditunjuk di wilayah Ponorogo dengan mengambil waktu perkuliahan di
luar jam dinas.
Pada tahun 2010 Allah SWT mentakdirkan kami harus ikhlas, penulis
harus berpisah dengan istri atas terpanggilnya istri tercinta kembali
keharibaanNya. Penulis harus merawat ketiga anak laki-laki sendiri sampai tahun
2015. Pada tahun 2012 penulis menikahkan anak sulung dan sekarang sudah
dikarunia 2 anak perempuan.
Pada tanggal 24 Agustus 2015, penulis dipertemukan jodoh dan
menikahinya. Istri kedua bernama Novi Eka Priyana, penulis nikahi dengan
membawa seorang anak laki-laki. Dan sekarang bersama istri dikarunia
seorang anak laki-laki lagi.
Alhamdulillah kini kami bersama 5 anak laki-laki seorang menantu dan 2 orang
cucu.
Lebih dari 25 tahun penulis menempuh perjalanan dinas dari tempat
tinggal di Ponorogo kota sampai ke sekolah sejauh 25 km. Tepat 19 bulan penulis
pindah tempat tinggal di Dusun Doyong Desa Ngampel Kecamatan Balong Ponorogo
(alamat KTP) walaupun bersifat sementara karena 2 anak sedang menempuh pendidikan
di Ponorogo dan sejak bulan Pebruari 2018 penulis berdomisili di Desa Turi
Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo berkumpul bersama seluruh anggota keluarga.
Kepindahan domisili penulis beserta keluarga dimaksudkan sebagai upaya efektifitas
dan efisiensi terutama dalam kapasitas melaksanakan tugas kedinasan.
Isi Karya
Prestatif
SMP Negeri 1 Sawoo, terletak di Kecamatan
Sawoo, Kabupaten Ponorogo,yang jarak tempuhnya kurang lebih 25 Km dari kota
Ponorogo, dan 14 km Dari Turi Jetis. Tetapi jarak tempuh
tersebut tidak menjadi penghalang bagi penulis untuk datang tepat waktu sesuai
ketentuan jam Dinas pukul 07.00.
Sejak menjadi guru di SMP Negeri 1
Kecamatan Sawoo, selain tugas-tugas di sekolah, telah banyak kegiatan-kegiatan
diluar sekolah yang diikuti dalam rangka menunjang pengembangan profesi baik
sebagai undangan langsung maupun penugasan dari Sekolah atau Dinas Pendidikan.
Mengawali
deskripsi tugas pokok dan fungsinya penulis sebagai guru yang dituntut Profesional dan
pedagogis, penulis selalu berusaha untuk
memenuhi tugas dan tanggung jawab sebagai guru mata pelajaran, yaitu memenuhi
kelengkapan perangkat pembelajaran, mulai dari pedoman dasar mengkaji kalender
pendidikan, program tahunan, program semester, menyusun konsep pemetaan,
menyusun Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), melaksanakan proses
pembelajaran dan menyusun kisi-kisi soal, butir soal
analisis butir soal serta melakukan evaluasi baik secara formatif, sumatif, ulangan tengah
semester, ulangan akhir semester, ulangan kenaikan kelas, melaksanakan kegiatan
ujian sekolah baik praktik maupun tulis sampai pada pelaporan nilai hasil
belajar para siswa.
Disamping tugas
pokok dalam perencanaan, proses dan evaluasi pembelajaran, penulis juga membimbing kegiatan ekstra
kurikuler siswa dalam teater di sekolah, juga membimbing karya ilmiah (KIR),
dan membina berbagai lomba seperti lomba paduan suara lagu-lagu perjuangan
antar SD-SMP se Kabupaten Ponorogo yang diselenggarakan oleh Makodim 0802 ,
lomba music pelajar di gedung kesenian (gedung Reyog), serta berbagai even panggung
dan berbagai kegiatan “pensi” yang
penyelenggaraannya di dalam maupun di luar sekolah.
Menyukseskan program Pendidikan berkarakter
di sekolah pada tahun 2010 pula penulis ditugaskan untuk mengikuti Workshop
Pendidikan Karakter Bangsa Dinas Pendidikan Kab.Ponorogo. serta mengikuti Intel Teach Program, Getting Started Course Participant Teacher
Certificate of Completion dari Secretary General-Directorate General For
Quality Improvement Of Teacher And Education Staf Ministry Of National
Education –Intel Education, 1 Januari 2009
Pada tahun 2010 SMP Negeri 1 Kecamatan Sawoo
ditunjuk sebagai salah satu SMP yang dikembangkan menjadi sekolah berstandar
nasional (SSN). Dalam program itu penulis
ditugaskan sebagai penanggung jawab program (PJP) SSN diawali dengan
mengikuti Workshop Pengembangan SMP Sekolah Standar Nasional Kementerian
Pendidikan Nasional_Dirjen Manajemen Dikdasmen_Direktorat Pembinaan SMP Tahun
2010 ( 50jp) di Singgasana Hotel
Surabaya.
Sebagai PJP SSN memiliki tugas dan tanggung jawab untuk merencanakan program
menganalisis, membagi tugas pengembangan 8 standar nasional Pendidikan,
mengorganisir, berkoordinasi dengan pelaksana program, melakukan pengendalian
program, melakukan keadminsitrasian yang tertib dan disiplin serta mengefektif
dan mengefisiensikan dana Block Grand SSN. Program ini berlangsung selama 3
tahap yaitu tiga tahun dari tahun 2010-2013. Pada tahap review tahun kedua dan
tahun ketiga dilakukan workshop tindak lanjut yang diselenggarakan di Malang dan
Pasuruan sampai berakhirnya program tahun 2013.
Tujuan
SSN mengembangkan mutu sekolah
dalam 8 SNP Menuju
Indonesia emas.. Maka substansi program meliputi
seluruh komponen sekolah baik standar
isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga
kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, standar
pembiayaan, maupun standar penilaian
yang pelaksanaannya pada tiap standar menggunakan orientasi skala
prioritas berdasarkan hasil dari evaluasi diri sekolah pada tahun sebelumnya.
Sebagai persiapan sekolah mengikuti
perubahan kurikulum dari KTSP 2006 menjadi kurikulum yang dikembangkan tahun
2013 (kurikulum 2013) penulis diberi tugas dari Pemerintah Propvinsi Jawa Timur
melalui pelaksana di Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada tanggal 22-24
Maret 2013 (32 jam) mengikuti Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 di
Surabaya dan Pasuruan. Dilanjutkan secara khusus mengikuti Pelatihan Kurikulum
2013 bagi Guru Mapel Seni Budaya Gel.I LPMP Jawa Timur tanggal 02-06 November
2013(52jp) dan dari Dinas Pendidikan Kab.Ponorogo tanggal 23 Agustus-3 Nopember
2014 (40jam)
Program Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan
Pengembangan Keprofesian berkelanjutan (PKB) penulis sejak tahun 2012 ditunjuk
sebagai Koordinator PKG-PKB dengan diawali mengikuti Diklat PKG mulai tahun
2012 sampai tahun 2014 setiap awal tahun secara rutin dan berkesinambungan dan
Diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Dinas Pendidikan Kab.Ponorogo
tanggal 15-17 januari 2015(56 jam).
Selaku Koordinator PKG dan PKB
selain membimbing siswa, penulis juga
banyak membantu tugas-tugas Kepala Sekolah untuk menggerakkan teman-teman guru
untuk bekerja dengan baik, disiplin dan ikhlas. Dalam pembimbingan siswa pada
tiap akhir kegiatan study tour siswa
diharuskan membuat karya tulis ilmiah sebagai laporan pertanggung jawaban
mereka. Untuk itu penulis telah menerbitkan buku panduan karya tulis ilmiah
dengan sistematika yang sederhana sebagaimana kapasitas siswa di tingkat dasar tetapi tetap memenuhi kaidah-kaidah dan persyaratan penulisan karya tulis ilmiah.
Mengemban tugas sebagai koordinator tim PKG, penulis membantu tugas-tugas pokok
guru, bersama-sama membangun kerja secara sinergis baik dalam kelengkapan
perangkat pembelajaran, kondusifitas kerja, persuasi kondisi serta melakukan
evaluasi. Sebagai Team Penilai Kinerja Guru, memberikan panduan
kepada guru yang akan dinilai dan juga membuat kesepakatan untuk supervisi,
sehingga guru tidak merasa tertekan dengan supervisi kelas untuk penilaian.
Hasil supervisi didiskusikan dan dicari solusi terbaik untuk perbaikan
pembelajaran selanjutnya.
Sebagai koordinator PKB memberikan
informasi tentang kegiatan-kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang
dibutuhkan untuk guru. Memberikan bimbingan, pendampingan dan motivasi, agar guru ikut aktif dalam kegiatan pengembangan diri. Penulis
sendiri juga berusaha terus untuk membuat karya tulis
pengembangan diri seperti melakukan review hasil kegiatan pengembangan diri dalam
kegiatan-kegiatan di sekolah, menyusun PTK dan, mendampingi guru dalam penelitian tindakan kelas
Terlepas tupoksi penulis sebagai guru di
sekolah juga mendapat tugas berbagai pelatihan, workshop dan seminar di
berbagai forum. Diawali penugasan guru dengan diwajibkannya mengikuti Latihan pra jabatan Tingkat II sebagai persyaratan
untuk meningkatkan jenjang calon pegawai negeri sipil menjadi pegawai negeri
sipil yang pada waktu itu di selenggarakan serentak se wilayah provinsi Jawa
Timur di Kandepdikbud Kabupaten Magetan tanggal 3-13 Pebruari 1993, lulus dengan nilai “baik” Selanjutnya sebagai seorang guru
kesenian, penulis mendapat tugas mengikuti Seminar dan
pelatihan Peningkatan mutu Guru Kesenian pada tanggal di Kanwil Depdikbud
propinsi Jawa Timur pada tanggal 11-13 Oktober 1993. Kemudian
mendapat
tugas dinas mengikuti Penataran Tari Reyog yang diselenggarakan oleh Kandepdikbud
Kab. Ponorogo selama 5 hari pada 30 Desember 1996 – 03 Januari 1997 yang tempatnya di Ponorogo dibagi menjadi 4 wilayah yaitu
utara, barat, selatan dan timur. Dan kebetulan penulis yang bertugas diwilayah
Sawoo mengikuti kelompok di Balai Desa Campurejo Kecamatan
Sambit Kabupaten Ponorogo.
Mengabdikan diri di dunia Pendidikan ternyata harus mampu
membangun kerjasama secara sinergis dengan Lembaga-lembaga terkait. Maka pada th ajaran 1997-1998 (192 jam) penulis
mendapatkan tugas Sebagai Tutor Kejar
Paket B setara SLTP yang diselenggarakan
oleh Kanwil Depdikbud Propinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Pendidikan Masyarakat/Kabid
Penmas. Proses Pembelajaran program ini terpadu dari berbagai wilayah desa dan
kelurahan dan pelaksanaannya dilakukan pada malam hari di Balai Desa Jingglong,
Bangunsari dan Banyudono Ponorogo. Dan Penulis ditugaskan di kelurahan
Jingglong mengingat domisili yang terdekat di lokasi tersebut. Pada
tahun 1997 pula yaitu tanggal 21 Desember 1997, penulis mendapat tugas dari
pimpinan untuk mengikuti Seminar “Sikap Remaja dalam Menghadapi Tantangan Abad
21” yang diselenggarakan oleh SMA 2 Ponorogo Bersama Dinas Pendidikan Kab
Ponorogo.
Dalam pengabdian penulis sebagai warga masyarakat,
juga mengabdikan diri sebagai pengurus LKMD di Kelurahan Jingglong waktu itu
dan mendapatkan tugas mengikuti Pelatihan P3MD bagi Pengurus LKMD 1997/1998.
Tugas tersebut dari Bupati Kepala Daerah Tingkat II kabupaten Ponorogo pada
tanggal 22 s/d 26 September 1997 (60jam) di Losmen Centrum Ponorogo
dengan PKL di Desa Tatung Balong Ponorogo, hasilnya adalah perbaikan sanitasi, air bersih demi menjaga
kesehatan dan perbaikan saluran air irigasi pertanian.
Pada tahun tahun 1999 (alokasi 266 jam) penulis melaksanakan tugas
sebagai Tutor Daerah pada PPD II GSD pada
Mata Kuliah Kesenian bagi guru-guru sekolah dasar. Program ini dari Kandepdikbudcam Kab.
Ponorogo. Proses Pembelajarannya dilaksanakan pada sore hari.di luar jam dinas.
Pada tanggal 12 s/d 17 Juni 2000 selama 84 Jam penulis mendapat tugas mengikuti Penataran Guru Pembina MOS SLTP/MTs. Dan SMA/MA dari Kanwil Depdiknas Propinsi Jawa Timur di
Hotel Asida Batu Malang, dengan tindaklanjut menatar para
Pembina MOS di semua sekolah baik SMP, SMA, MTs maupun MA di Kabupaten Ponorogo, yang pelaksanaannya pada waktu itu di SMP Negeri
1 Ponorogo.
Berbekal dari berbagai pelatihan penulis pada tahun 2002
dipercaya sebagai Penyaji materi seminar Pendidikan Pengemb Pendidikan Keterampilan
dan Kesenirupaan sebagai pembekalan Guru PGTK dan PGSD HMJ DII PGTKI
Insuri Ponorogo tepatnya tanggal 22
April 2002 dan di rekrut pula sebagai Panitia dan Peserta Seminar Nasional
dalam Hardiknas 2002 INSURI Ponorogo pada tanggal.28 April 2002. Sebagai guru inti dan Penyaji materi di kegiatan pelatihan Musyawarah
Guru Mata Pelajaran Kesenian semester Ganjil tahun pelajaran 2004/2005 yang
diprogramkan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo Semester Ganjil
2004/2005 tanggal 18 September -30 Desember tahun 2004 (84 jam),
semester Genap 2004/2005 tanggal 1 Pebruari -5 April 2005 (84 jam), berlanjut
tahun pelajaran 2005/2006 semester ganjil tanggal 22 Agustus -13 Desember 2005 (84 jam). Dan
semester Genap tanggal 30 Januari-5 Mei 2006 (84 jam). Tahun Pelajaran 2006/2007
semester ganjil dilaksanakan tanggal 22 Agustus-23 Desember 2006 (84 jam) dan
semester genap 29 Januari -18 April 2007 (84 jam). Pada tahun 2006 pula
dipercaya sebagai Nara Sumber Diklat Multimedia aplikasi powerpoint dan
pembelajaran ENCORE Musik Dinas Pendidikan Kab Ponorogo selama 3 pertemuan
dalam resitasi diklat yaitu pada tanggal 7-21 Nopember 2006 dan tahun pelajaran
2007 tanggal 10 Nopember-1 Desember 2007 penulis bersama Tim Dr. Basuki M.Ag
dari STAIN Ponorogo ditugaskan sebagai Fasilitator Workshop perangkat pembelajaran
rintisan sekolah kriteria mandiri (SKM) SMA NEGERI 1 PONOROGO dan sebagai Fasilitator Dklat pengembangan profesi melalui Penelitian Tindakan
Kelas Mata Pelajaran Seni Budaya Dinas Pendidikan Kab Ponorogo pada tanggal 5-19 Maret 2008.
Kegiatan-kegiatan
seminar dan pelatihan yang penulis ikuti diantaranya adalah Seminar dan
Lokakarya Peningkatan Mutu Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Kebudayaan Jawa
Timur Pemerintah Propinsi Jawa Timur tanggal 14-15 Maret 2007, Pelatihan
Melukis dengan Pasta Kreatif/Finger Printing IGTKI PGRI dan Dinas Pendidikan
Kab. Ponorogo tanggal 13-15 Maret 2007, Seminar dan Lokakarya (Semiloka)
Kerukunan Umat beragama di bidang pelayanan keagamaan Puslitbang dan Diklat
Depag RI bekerjasama dengan Panitia Pelaksana Semiloka KAUB di Bidang Pelayanan
Keagamaan pada tanggal 26 Juli 2007. Menghadapi persiapan program sertifikasi
guru khususnya dalam pengembangan kemampuan penelitian, penulis mengikuti
seminar nasional Optimalisasi PTK dalam Upaya Penyusunan Portofolio di Era
Sertifikasi Guru yang diselenggarakan oleh IAI Sunan GIri Ponorogo pada tanggal
13-15 Maret 2007. Mengikuti Pelatihan Melukis Dengan Pasta Kreatif
(Finger Painting) dari Dinas Pendidikan Kabupaten
Ponorogo pada tanggal 22-24 Pebruari 2008 dan kembali ditunjuk Sebagai Nara
Sumber Diklat Pengembangan Metode Pembelajaran dan Bahan Ajar serta Evaluasi
sistem Penilaian Seni Budaya Block grant LPMP Jawa Timur Dikbud Prop. Jawa
Timur2008.
Penulis
dipercaya kembali sebagai Nara Sumber pada Workshop Penyusunan Silabus-RPP
Dinas Pendidikan Kab Ponorogodan Sebagai Fasilitator Seminar Pelatihan
Profesionalisme guru melalui PTK Program School Grant Dikbud Prop. Jawa Timur
Dikbud Prop. Jawa Timur Sebagai Fasilitator Workshop Pengembangan Silabus-RPP
berdasarkan Sisko 2006 Dinas Pendidikan Kab Ponorogo.Kegiatan seminar dan
lokakarya atau Semiloka penulis
dipercaya sebagai PanitiaSemiloka Peningkatan SMK Berbasis Kebudayaan
Propinsi Jawa Timur, Dikbud Propinsi. Jawa Timur pada tanggal14-15 Maret 2007.
Pengembangan diri
dalam kegiatan MGMP Seni Budaya penulis selain sebagai peserta masih dipercaya
sebagai Guru Inti Seni Rupa yang bertugas untuk mengembangkan berbagai kiat
baik dalam taksonomi pembelajarannya, media, strategi, gaya pembelajaran, juga
mengembangkan dan menyajikan materi ajar bersama teman-teman guru Seni Budaya
secara integrated dari tahun 2004
sampai tahun 2017.
Pada tahun 2009 sebagai nara sumber dan
pendamping Diklat dan Advokasi penyusunan PTK MP Seni Budaya SMP Kab. Ponorogo
Dinas Pendidikan Kab Ponorogo. Mendapatkan tugas Dinas dalam Pelatihan Guru Musik_Peningkatan Kemampuan
Guru Jenjang Pendidikan Dasar(SMP) Dinas Pendidikan Provinsi JawaTimur selama
tahun 2009 sampai tahun 2011 rutin berkesinambungan serta mengikuti Workshop Seni Musik_Peningkatan Kemampuan Guru
Jenjang Pendidikan Dasar(SMP) tahun 2010,
di Sanggar Budaya dan Auditorium Cak Durasim, Jalan Gentengkali Surabaya. Mengikuti Diklat
Nasional Training of Trainer (TOT) PTK dan Strategi Pembelajaran Inovatif
Program Pascasarjana INSURI Ponorogo 24-25 April 2010 dan sebagai Nara sumber Diklat Pembelajaran Anak dengan
Metode Praktis dan Gaya Mengajar dari BPKPPM IAI Sunan Giri tanggal
25 Juli 2010. Pada tahun 2011 mengikuti Ten Days Intensive
English Course Cambridge English Course- Kediri Jawa Timur Tahun 2011
(30jp)
Pada tahun 2006 sampai tahun 2009
penulis menerbitkan beberapa karya tulis diantaranya adalah buku diktat bahan ajar seni rupa “Al
Pabis”, Kelas 3
(2006), Al Pabis, Kelas 2
(2006), Diktat Kertakes SMP Program satu
tahun, Orientasi Pengembangan Berwawasan Relevansi Lingkungan (2006), Bahan
Ajar Apresiasi dan Kreasi Gambar
Illustrasi (2008), keempat karya tulis tersebut terbit melalui penerbit “Anugerah Agung” Ponorogo.
Selanjutnya menulis lagi buku Seri Babad Ponorogo dan Reyog ponorogo (2009) dalam
katagori Buku
Referensi Mata Pelajaran Seni Budaya,
dan buku PTK (2009) yang kedua buku tersebut penulis terbitkan melalui LP2M
IAI Sunan Giri Ponorogo.
Beberapa
karya tulis ilmiah yang sudah terbit dalam Jurnal adalah Pengembangan Bahan Ajar KTSP Yang
Berorientasi Pada Kehidupan Dan Alam Pekerjan Di SMP/MTs dalam jurnal AL
ADABIYA- Jurnal Kebuda-yaan Dan Keagamaan, LP3M Insuri Ponorogo yang terbit
pada Vol.1 No. 1 2006/ISSN: 1907-119, kemudian Implementasi Pembelajaran dengan
Metode Demontrasi dalam jurnal QALAMUNA, Jurnal Pendi-dikan, Sosial dan Agama,
Program Pasca Sarjana (PPS) Insuri Ponorogo, Vol 1, No. 1 2006 dan Fenomena
Busana Berjilbab “Ala Muslimah dan Ala Mode” di Kampus juga dalam jurnal
QALAMUNA, Jurnal Pendi-dikan, Sosial dan Agama, terbit Vol.5, No.2, 2008.
Penulis
berusaha secara produktif dan telah menulis karya pengembangan diri di beberapa
Jurnal ilmiah, pendidikan dan kebudayaan, akan tetapi tidak mampu meng-”cover” dalam tulisan ini.
Sebuah
harapan dari beberapa tulisan tersebut penulis sosialisasikan kepada
teman-teman guru dengan tujuan penulis untuk member motivasi dan semangat dalam
mengembangkan diri melalui karya-karya tulis yang sjenis sesuai dengan bidang
ilmu masing-masing.
Rencana
Pengembangan
Selaku guru yang profesional akan
terus melakukan inovasi pembelajaran yang lebih mengarah pada pemberdayaan
siswa aktif dan meningkatkan pencapaian prestasi siswa. Menjalin hubungan baik
dengan siswa, guru dalam memecahkan persoalan yang dihadapi siswa dalam
pembelajaran. Melakukan penelitian dan analisis terhadap peristiwa-peristiwa
pembelajaran dan menuangkan dalam karya tulis ilmiah. Melakukan pembimbingan
siswa dalam mencapai prestasi akademis dan non akademis.
Akan berusaha terus melakukan pendekatan
dan menjalin kerjasama yang sinergis, komunikasi yang efektif dan efisien
dengan pimpinan dan teman sejawat demi pelaksanaan tugas dan tanggungjawab
pendidik demi terselenggaranya pendidikan yang bermutu dan berdaya guna.
Mengagendakan berbagai kegiatan dalam catatan untuk review dan
direfleksikan secara jujur agar pelaksanaan kegiatan selanjutnya lebih
sempurna. Memberi suri tauladan pada supervisi terlebih dahulu sebelum
melakukan supervisi pada teman guru lain selaku team penilai. Memberikan contoh
yang baik,memotivasi dan menginspirasi seluruh warga sekolah.
Akan berusaha melakukan terobosan
baru terkait dengan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, bekerjasama dengan
pihak-pihak yang berkompeten. Menjalin hubungan baik dengan sekolah dasar disekitar
SMP Negeri 1 Kecamatan Sawoo yang merupakan aset penting demi pengembangan SMP
di masa depan. Menjalin hubungan yang multi fungsi dengan sekolah lanjutan atas
di wilayah kabupaten Ponorogo.
Kesimpulan
dan Saran
Guru adalah profesi yang mempunyai
tanggung jawab, tugas dan kewajiban untuk merencanakan, melaksanakan dan
mengevaluasi pembelajaran dengan baik dan tulus. Tugas Guru bukan sekedar
menyampaikan ilmu (transfer of knowled))
saja tetapi juga mendidik, membimbing dan membentuk karakter yang baik, membentuk
insan yang bermoral, beradap dan mampu mengimplementasikan ilmu dalam
kehidupan. Disamping itu harus siap menjalankan tugas di luar pembelajaran yang
dibebankan sesuai dengan kapasitas kedinasan.
Guru adalah insan bagian dari warga
sekolah dan masyarakat, oleh karena itu harus mampu membangun kerjasama, bersosialisasi dan berusaha mengabdikan diri
dalam kehidupan bermasyarakat terutama di lingkungannya.
Guru profesional harus selalu membekali diri dengan mengembangkan banyak
ilmu dan keterampilan (multi talent).
Guru harus terbuka menghadapi segala perubahan dan harus menyambut dengan positive thinking setiap perubahan. Guru
tidak boleh apatis terhadap perubahan. Guru harus cerdas dan tangkas.
Mengetahui, Ponorogo,
9 April 2018
Kepala Sekolah Guru
Mimik Suko Wahyuni, S.Pd.,M.Pd Mohammad Thoyib,S.Pd., M.Pd
NIP. 19620217 198412
2 006 NIP. 19670305
199203 1 010

Komentar
Posting Komentar