MODUL SHIBORI P5 C.1 SMPN 2 SLAHUNG

LEMBAR PENGESAHAN

Berdasarkan hasil telaah kepala satuan pendidikan bersama koordinator dan fasilitator Tim Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Modul Ajar Projek  Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini, disahkan dan dapat  dilaksanakan di SMP Negeri 2 Slahung

Pada Tahun Ajaran 2022/2023

 

 

 

 

 

 

 

 Disahkan: di Ponorogo Pada tanggal: 4 Juli 2022

 

 

 

 

 

 

 

 

Menyetujui,                                                                              Koordinator Projek;

Ketua Komite Sekolah

 

 

 

 

SARIYANTO                                                                          Miftahul Hidayati, S.Pd

 

 

 

 

Mengetahui,

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Slahung

 

 

 

 

 

Mohammad Thoyib, S.Pd, M.Pd

NIP. 19670305 199203 1 010

 

 

 

 

 

 

Kata Pengantar


            Modul Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini disusun untuk peserta didik dan pendidik dalam mengembangkan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Modul ini memuat prinsip-prinsip, komponen-komponen, tahapan, kriteria output setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan projek, strategi serta pelaksanaan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila pada pembelajaran paradigma baru.

Sebagai salah satu sumber informasi, penjelasan mengenai strategi, serta format dalam panduan ini hanya merupakan contoh, bukan sesuatu yang harus diikuti sepenuhnya atau keseluruhan Pendidik dapat menggunakan rujukan, strategi dan format lain untuk merancang dan melaksanakan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, selama hasil yang diharapkan memenuhi kriteria output pada setiap tahapan dan memenuhi prinsip pembelajaran dan asesmen yang telah ditetapkan dalam Kemendikbudristek-Dikti tentang satuan pendidikan Penggerak.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan upaya untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan Pembelajaran Paradigma baru. Oleh karena itu, pemahaman mengenai Profil Pelajar Pancasila dan Pembelajaran Paradigma Baru perlu diupayakan. Selain infomasi dari panduan ini, pendidik dapat mempelajari kedua konsep tersebut dengan mengakses dokumen terkait lainnya.

Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan panduan ini. Harapan kami, panduan ini dapat memberikan manfaat bagi pendidik, satuan pendidikan, masyarakat, dan tentunya peserta didik sebagai subjek utama pembelajaran sehingga tujuan pencapaian Profil Pelajar Pancasila dapat terpenuhi.

 

Tim

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

SMP Negeri 2 Slahung

 

 

 

 


 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Profil Pelajar Pancasila

Profil Pelajar Pancasila dirancang untuk menjawab satu pertanyaan besar, yaitu “Pelajar dengan profil (kompetensi) seperti apa yang ingin dihasilkan oleh sistem pendidikan Indonesia?”

 

“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.”

 

Pernyataan ini berkaitan dengan dua hal, yaitu kompetensi untuk menjadi warga negara Indonesia yang demokratis dan untuk menjadi manusia unggul dan produktif di Abad ke-21. Dalam hal ini, peserta didik Indonesia diharapkan dapat berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkelanjutan serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Naskah ini menyampaikan hasil rumusan yang menjawab pertanyaan besar tersebut dengan memperhatikan factor internal yang berkaitan dengan jati diri, ideologi, dan cita-cita bangsa Indonesia; dan juga faktor eksternal yang merupakan konteks kehidupan serta tantangan bangsa Indonesia di Abad ke-21 yang menghadapi masa revolusi industri 4.0

Profil Pelajar Pancasila memiliki enam kompetensi yang dirumuskan sebagai dimensi kunci. Keenamnya saling berkaitan dan menguatkan sehingga upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang utuh membutuhkan berkembangnya keenam dimensi tersebut secara bersamaan, tidak parsial.

Keenam dimensi tersebut adalah:

1.      Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia

2.      Berkebinekaan global

3.      Bergotong-royong

4.      Mandiri

5.      Bernalar kritis

6.      Kreatif.

Dimensi-dimensi tersebut menunjukkan bahwa Profil Pelajar Pancasila tidak hanya focus pada kemampuan kognitif, tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia sekaligus warga dunia.

Visi Pendidikan Indonesia

"Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila"

Profil Pelajar Pancasila

“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila

 

B.     Penerapan Profil Pelajar Pancasila

Profil Pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, maupun ekstrakurikuler.

 

C.    Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project-based learning), yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. Projek adalah serangkaian kegiatan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu dengan cara menelaah suatu tema menantang. Projek didesain agar peserta didik dapat melakukan investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Peserta didik bekerja dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menghasilkan produk dan/atau aksi. Download Materi : https://drive.google.com/drive/folder...

 

D.    Manfaat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan ruang bagi semua anggota komunitas satuan pendidikan untuk dapat mempraktikkan dan mengamalkan Profil Pelajar Pancasila.

 

Untuk satuan pendidikan

       Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah ekosistem yang terbuka untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat.

       Menjadikan satuan pendidikan sebagai organisasi pembelajaran yang berkontribusi kepada lingkungan dan komunitas di sekitarnya.

Untuk pendidik

       Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan Profil Pelajar Pancasila.

       Merencanakan proses pembelajaran projek dengan tujuan akhir yang jelas.

       Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik yang terbuka untuk berkolaborasi dengan pendidik dari mata pelajaran lain untuk memperkaya hasil pembelajaran.

Untuk peserta didik

       Memperkuat karakter dan mengembangkan kompetensi sebagai warga dunia yang aktif.

       Berpartisipasi merencanakan pembelajaran secara aktif dan berkelanjutan.

       Mengembangkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengerjakan projek pada periode waktu tertentu.

       Melatih kemampuan pemecahan masalah dalam beragam situasi belajar.

       Memperlihatkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap isu di sekitar mereka sebagai salah satu bentuk hasil belajar.

       Menghargai proses belajar dan bangga dengan hasil pencapaian yang telah diupayakan secara optimal.

BAB II

DESAIN PROJEK

A.    Alur Perencanaan Projek

 

B.     Alokasi Waktu Projek

Mengacu kepada Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 162/M/2021 tentang Program Sekolah Penggerak, secara umum ketentuan total waktu projek adalah sekitar 20-30% beban peserta didik per tahun. Pada tingkat pendidikan SMP kelas VII alokasi jam pertahun secara umum adalah 360 jam pelajaran, sehingga pembagian jumlah jam untuk 1 tema Projek dari 3 tema yang telah dipilih adalah sebesar 120 JP (atau menyesuaikan kedalaman topik projek).

 

Distribusi alokasi waktu sistem Blok :

NO

BULAN

MINGGU KE

1

2

3

4

5

1

Juli

 

 

PROJEK 1

 

2

Agustus

PROJEK 1

3

September

PROJEK 1

4

Oktober

PROJEK 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikut alokasi waktu Projek Penguatan Pelajar Pancasila untuk tema pertama :

 

JULI 2022

MINGGU

SENIN

SELASA

RABU

KAMIS

JUMAT

SABTU

 

 

 

 

 

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

Pelaksanaan kegiatan P-5

23

Pelaksanaan kegiatan P-5

24

25

26

27

28

29 Pelaksanaan kegiatan P-5

30 Pelaksanaan kegiatan P-5

31

 

 

 

 

 

 

 

AGUSTUS 2022

MINGGU

SENIN

SELASA

RABU

KAMIS

JUMAT

SABTU

 

1

2

3

4

5 Pelaksanaan kegiatan P-5

6

Pelaksanaan kegiatan P-5

7

8

9

10

11

12 Pelaksanaan kegiatan P-5

13 Pelaksanaan kegiatan P-5

14

15

16

17

18

19 Pelaksanaan kegiatan P-5

20 Pelaksanaan kegiatan P-5

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

 

 

 

 

 

 

SEPTEMBER 2022

MINGGU

SENIN

SELASA

RABU

KAMIS

JUMAT

SABTU

 

 

 

 

1

2

Pelaksanaan kegiatan P-5

3

Pelaksanaan kegiatan P-5

4

5

6

7

8

9

Pelaksanaan kegiatan P-5

10

Pelaksanaan kegiatan P-5

11

12

13

14

15

16

Pelaksanaan kegiatan P-5

17

Pelaksanaan kegiatan P-5

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

 

 

OKTOBER 2022

MINGGU

SENIN

SELASA

RABU

KAMIS

JUMAT

SABTU

 

1

2

3

4

5

Pelaksanaan kegiatan P-5

6

Pelaksanaan kegiatan P-5

7

8

9

10

11

12

Pelaksanaan kegiatan P-5

13

Pelaksanaan kegiatan P-5

14

15

16

17

18

19

Pelaksanaan kegiatan P-5

20

Pelaksanaan kegiatan P-5

21

22

23

24

25

26

Pelaksanaan kegiatan P-5

27

Pelaksanaan kegiatan P-5

28

29

30

31

 

 

 

 

C.    Menentukan Tema

Kemendikbud-Dikti menentukan tema untuk setiap projek yang diimplementasi dalam satuan pendidikan yang dapat berubah setiap tahunnya. Untuk tahun ajaran 2022/2023, ada tujuh tema yang dikembangkan berdasarkan isu prioritas yang dinyatakan dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035, Sustainable Development Goals, dan dokumen lain yang relevan @https://youtu.be/HmLl8O7ZPNw  @ https://youtu.be/iSSVbe4bobM

Tujuh tema tersebut adalah:

1.      Gaya Hidup Berkelanjutan

2.      Kearifan lokal

3.      Bhinneka Tunggal Ika

4.      Bangunlah Jiwa dan Raganya

5.      Suara Demokrasi

6.      Berekayasa dan Berteknologi untuk Membanguan NKRI

7.      Kewirausahaan.

 

SMP Negeri 2 Slahung pada pernguatan projek profil pelajar Pancasila (P-5) mengambil tema Kewirausahaan.

 

Kewirausahaan

Mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

          Peserta didik kemudian merancang strategi untuk meningkatkan potensi ekonomi lokal dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.

          Melalui kegiatan dalam projek ini seperti terlibat dalam kegiatan ekonomi rumah tangga, berkreasi untuk menghasilkan karya bernilai jual, dan kegiatan lainnya,  yang kemudian diikuti dengan proses analisis dan refleksi hasil kegiatan mereka.

          Melalui kegiatan ini, kreatifitas dan budaya kewirausahaan akan ditumbuhkembangkan. Peserta didik juga membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas.

 

D.    Tim Fasilitasi Projek

Satuan pendidikan  menyiapkan tim fasilitasi Projek dari wakil kepala satuan pendidikan atau pendidik yang mempunyai pengalaman mengembangkan dan mengelola Projek. Satuan pendidikan memperhatikan kebutuhan dan minat belajar setiap peserta didik agar dapat memberikan stimulan atau tantangan yang berbeda (diferensiasi) bagi setiap peserta didik, sesuai dengan gaya belajar, daya imajinasi, kreasi dan inovasi, serta peminatan terhadap tema projek.satuan pendidikan juga dapat berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait projek (orang tua, mitra, warga satuan pendidikan, dll.) dalam pencapaian tujuan pembelajaran dari setiap tema projek.

 

Berikut peran dan tanggung jawab tim fasilitasi Projek

1.      Koordinator

Koordinator bisa dari wakil kepala satuan pendidikan atau pendidik yang memiliki pengalaman dan mengembangkan dan mengelola projek. Koordinator bertangung jawab mengelola sistem yang dibutuhkan tim pendidik/fasilitator dan peserta didik untuk menyelesaikan projek dengan sukses, dengan dukungan dan kolaborasi dari koordinator dan tim kepemimpinan satuan pendidikan. Koordinator juga memastikan kolaborasi pengajaran terjadi di antara para pendidik dari berbagai mata pelajaran serta memastikan asesmen yang diberikan sesuai dengan kriteria kesuksesan yang sudah ditetapkan.

 

2.      Tim Fasilitator

Tim fasilitator bertanggungjawab memperhatikan kebutuhan dan minat belajar setiap peserta didik agar dapat memberikan stimulan atau tantangan yang berbeda (diferensiasi) bagi setiap peserta didik, sesuai dengan gaya belajar, daya imajinasi, kreasi dan inovasi, serta peminatan terhadap tema projek. Tim fasilitator juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mendalami isu atau topik pembelajaran yang kontekstual dengan tema projek sesuai minat masing-masing peserta didik. Pengajar kelas 7 semua terlibat kedalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Dari pengajar kelas VII terbagi menjadi 3 tim fasilitator sesuai dengan jumlah  tema, ditambah pendidik dari kelas 8 dan 9, serta karyawan sesuai dengan kebutuhan.

 

E.     Pemilihan Dimensi  Dan Elemen

 

Tujuan

Fasilitator dapat menentukan elemen dan sub-elemen serta capaian fase yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik.

 

Strategi

Fasilitator menentukan elemen dan sub-elemen serta capaian fase peserta didik yang akan dijadikan sebagai tujuan pembelajaran berdasarkan pada hasil asesmen diagnostik.

 

 

 

NO

DIMENSI

ELEMEN

1

1.      Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia

2.       

       Akhlak beragama

       Akhlak pribadi

       Akhlak kepada manusia

       Akhlak kepada alam

       Akhlak bernegara

2

3.      Mandiri

4.       

       Kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi

       Regulasi diri

3

5.      Bergotong-royong

6.       

       Kolaborasi

       Kepedulian

       Berbagi

4

7.      Berkebinekaan global

8.       

       Mengenal dan menghargai budaya

       Kemampuan komunikasi interkultural dam berinteraksi dengan sesama

       Refleksi  dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan

5

9.      Bernalar kritis

       Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan

       Menganalisis dan mengevaluasi panalaran

       Merefleksi pemikiran dan proses berpikir

       Mengambil keputusan

6

Kreatif

 

       Menghasilkan  gagasan yang orisinal

       Menghasilkan karya  dan tindakan yang orisinal

 

 

 


 

BAB III

PROJEK BERKARYA SIBHORI PADA KAIN

Tema

KEWIRAUSAHAAN

A.    Tema Projek


Satuan pendidikan diberikan kewenangan untuk menentukan tema yang diambil untuk dikembangkan, baik untuk setiap kelas, angkatan, maupun fase. Untuk satuan pendidikan tingkat SMP dan wajib memilih minimal 3 tema per tahun. 3 tema yang telah ditentukan oleh SMP Negeri 2 Slahung adalah suara gaya hidup berkelanjutan, kewirausahaan, dan bangunlah jiwa ragaku Sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan sebelumnya, berikut tema pertama yang akan dibahas pada buku panduan kali ini :

 

Pada buku panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini menjelaskan tema gaya hidup berkelanjutan sebagai Projek penguatan profil pelajar Pancasila yang pertama dilakukan di SMP Negeri 2 Slahung. Sistem demokrasi dan pemerintahan yang diterapkan di Indonesian dicoba untuk dipraktikkan, namun tidak terbatas pada proses pemilihan umum dan perumusan kebijakan.

Dalam kegiatan Projek Berkarya Sibhori Pada Kain peserta didik diharapkan dapat berkarya dengan secara kelompok membangun kerja sama dan toleransi antar kelompok untuk menghasilkan sebuah karya yang sangat luar biasa.

 

B.     Topik Projek

Projek dengan tema Kewirausahaan. Bertujuan untuk menumbuhkan jiwa dapat dan membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah lingkungan serta mencari jalan keluar untuk masalah lingkungan serta mempromosikan gaya hidup serta perilaku yang lebih berkelanjutan dalam keseharian kepada peserta didik. Pada kegiatan ini peserta didik diajak secara nyata berproses untuk membuat Sibhori sehingga akan tumbuh rasa bangga pada karya yang mereka buat dan rasa syukur kepadaTuhan atas kebesaaranNya karena menciptakan alam dengan segala keunikan dan keindahanya.

Profil pelajar Pancasila yang akan dikuatkan pada projek ini adalah Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kreatif dan Gotong royong. Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa ditunjukan dengan rasa syukur terhadap semua yang Tuhan telah disediakan di alam, yaitu daun yang dapat mengeluarkan zat warna yang dapat digunakan untuk karya yang sangan luar biasa. Kreatif ditunjukan dengan terampil dalam memuat Sibhori, dan Gotong Royong ditunjukan dengan kerja sama dengan kelompok mulai dari proses awal, memilih daun, memilah daun dan menata daun sehingga menjadi sebuah karya yang Indah.

 

C.    Tahapan Projek, Dimensi Dan Eleman

NO

TAHAPAN PROJEK

DIMENSI

ELEMEN

1

Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi sosial

2

Sosialisasi Projek Profil Pelajar Pancasila

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi sosial

3

Pengenalan Sibhori pada kain

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi sosial

4

Belajar membuat lipatan sibhori dengan kertas

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi social

Kepedulian

Tanggap terhadap lingkungan sekitar

5

Membuat lipatan dasar sibhori dengan kain pendek

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi sosial

6

Mencelup lipatan ke dalam larutan pewarna dan waterglass

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi social

Kerja sama

 

Kreatif

Menghasilkan gagasan        yang orisinal

 

 

Membilas kain yang sudah kering

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi social

Kerja sama

Kreatif

Menghasilkan gagasan        yang orisinal

 

Membuat lipatan pada kain Panjang untuk kelompok 1 dan 2

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi social

Kreatif

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

 

Membuat lipatan pada kain Panjang untuk kelompok 3 dan 4

Kreatif

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

Gotong royong

Kolaborasi

Koordinasi social

 

Membuat lipatan pada kain Panjang untuk kelompok 5 dan 6

Kreatif

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

 

Mencelup warna oleh kelompok 1,2  dan 3

Gotong royong

Kepedulian

Tanggap  terhadap lingkungan social

Berbagi

Kolaborasi

Kerja sama

 

Mencelup warna oleh kelompok 4,5 dan 6

Kreatif

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

 

Membilas kain oleh kelompok 1, 2 , dan3

Kreatif

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

 

Membilas kain oleh kelompok 4, 5, dan 6

Kreatif

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

 

Mengerjakan LKPD

Kreatif

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

 

Merencanakan display karya

Gotong royong

Kolaborasi

Kerja sama

Koordinasi social

Kreatif

Menghasilkan gagasan yang orisinal

15

Melakukan display karya

Gotong royong

Kolaborasi

Kerja sama

Koordinasi social

Kreatif

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

16

Refleksi pelaksanaan Projek

Kreatif

Menghasilkan gagasan yang orisinal

 

 

 

D.    Tim Fasilitasi Projek

 

SUSUNAN PANITIA
PROJEK BERKARYA EOPRINT PADA KAIN

Penanggung Jawab                 : Mohammad Thoyib, S. Pd., M. Pd

                        Koordinator                             : 1. Suyanti, S.Pd

                                                : 2. Miftahul Hidayati, S.Pd  

Fasilitator                                : Syahari, M.Pd

Anggota                                  : Mariatul Jamilah

                                                : Lawan, S.Pd

                                                : Eniek Rubiansih, S.Pd

                                                : Dra. Siti Nurfadilah

                                                : Drs. Santoso. L.M

                                                : Mabruroh, S.Pd

                                                : Drs. Katijan

 

 

Selain susunan panitia diatas, dibentuk juga team untuk memberikan pemantapan seputar demokrasi kepada seluruh peserta didik kelas 7. Koordinator membentuk team dari seluruh pengajar kelas 7 yang berjumlah 27 dan terbagi menjadi 4 team. Koordinator memberikan arahan untuk merencanakan dan membuat modul projek untuk setiap kelas. Setiap team bertanggung jawab pada  materi yang akan disampaikan ke peserta didik.

Berikut pembagian team pendidik sesuai dengan materi :

 

MATERI PROJEK SUARA DEMOKRASI

 

 

 

PEMBAGIAN TEAM PEMATERI
PROJEK ECOPRINT PADA KAIN

Team A

  1. Suyanti, S.Pd
  2. Eniek ubiansih, S.Pd
  3. Dra. Siti Nurfadilah
  4. Mariatul Jamilah, M.Pd.I

Team B

  1. Miftahul Hidayati, S.Pd
  2. Mabruroh, S.Pd
  3. Drs. Santoso. L.M
  4. Drs. Katijan

 

E.     Jadwal Projek

Pada tingkat pendidikan SMP kelas VII alokasi jam pertahun secara umum adalah 360 jam pelajaran, sehingga pembagian jumlah jam untuk Projek dengan tema I,  Gaya Hidup Berkelanjutan adalah sebesar 120 JP

 

 

 

 

PENYEBARAN MATERI DAN KEGIATAN PROJEK BERKARYA SIBHORI PADA KAIN

 

TAHAP 1

TAHAP 2

 

Pengenalan Sibhori

 

 

Scouring Kain

TAHAP 3

TAHAP 4

 

Melipat Kain

 

Mencelup Kain

 

TAHAP 4

TAHAP 5

 

Menjemur kain

 

Membilas Kain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JADWAL PELAKSANAAN PROJEK 1

TEMA GAYA KEWIRAUSAHAAN

SMP NEGERI 2 SLAHUNG TAHUN PELAJARAN 2022/2023

 

 

NO

HARI, TANGGAL

WAKTU

KEGIATAN

TEMPAT

1

Jumat, 22 Juli 2022

Jam ke

3-6

Pengenalan Profil Pelajar Pancasila

Aula

2

Sabtu, 21 Juli 2022

Jam ke

1-4

Pengenalan Projek Profil Pelajar Pancasila

Aula

3

Jumat, 29 Juli 2022

Jam ke

3-6

Pengenalan Shibori

Aula

4

Sabtu, 30 Juli 2022

Jam ke

1-4

Mengamati proses membuat shibori

Aula

5

Jumat, 5 Agustus 2022

Jam ke

3-6

Membuat rencana praktek

Aula

6

Sabtu, 6 Agustus 2022

Jam ke

1-4

Membentuk kelompok dan mengerjakan LKPD

Aula

Kelas VII A

Kelas VII B

7

Jumat, 12 Agustus 2022

Jam ke

3-6

Belajar membuat lipatan dasar sibhori dengan kertas

Halaman sekolah

Kelas VII A

Kelas VII B

8

Sabtu, 13 Agustus 2022

Jam ke

1-4

Membuat pola pada kain untuk taplak meja secara kelompok

Teras mushala

Kelas VII A

Kelas VII B

9

Jumat, 19 Agustus 2022

Jam ke

3-6

Melakukan pêwarnaan dan membilas kain

Halaman sekolah

Kelas VII A

Kelas VII B

10

Sabtu, 20 Agustus 2022

Jam ke

1-4

Membuat pola kelompok 1

Aula

Kelas VII A

Kelas VII B

11

Jumat, 2 September 2022

Jam ke

3-6

Membuat pola kelompok 2

Aula

Kelas VII A

Kelas VII B

12

Sabtu, 3 September 2022

Jam ke

1-4

Membuat pola kelompok 3

Aula

Kelas VII A

Kelas VII B

13

Jumat, 9 September 2022

Jam ke

3-6

Membuat pola kelompok 4

Aula

Kelas VII A

Kelas VII B

14

Sabtu, 10 September 2022

Jam ke

1-4

Pewarnaan kain untuk kelompok 1 dan 2

Halaman Sekolah

 

Kelas VII A

 

Kelas VII B

15

Jumat, 17 September 2022

Jam ke

3-6

Pewarnaan kain kain untuk kelompok 3 dan 4

Halaman Sekolah

Kelas VII A

Kelas VII B

16

Sabtu, 18 September 2022

Jam ke

1-4

Membuilas kain

Halaman Sekolah

Kelas VII A

Kelas VII B

17

Jumat, 5 Oktober 2022

Jam ke

3-6

Merencanakan display karya

Aula

Kelas VII A

Kelas VII B

18

Sabtu, 6 Oktober 2022

Jam ke

1-4

Melakukan display karya

Halaman Sekolah

Kelas VII A

Kelas VII B

19

Jumat, 12 Oktober 2022

Jam ke

3-6

Refleksi pelaksanaan Projek

Aula

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

F.     Modul Dan Asesmen Projek

MODUL  PROJEK

 

A.    Informasi Umum

 

Sekolah : SMP Negeri 2 Slahung

Sub elemen yang didasar :

    Kolaborasi

    Koordinasi social

    Tanggap terhadap situasi soasial

    Berbagi

    Menghasilkan karya yang orisinil

    Menghasilkan gagasan yang orisinil

Tema : Kewirausahaan

Topik : Berkarya Sibhori Pada Kain

Total Waktu : 120 JP

 

Dimensi Profil Pelajar Pancasila : 

       Gotong royong

       Kolaborasi

       Kreatif

 

B.     Kompetensi Inti

 

 

1)      TUJUAN PROJEK SUARA DEMOKRASI :

a)      Tujuan Umum

       Peserta didik mampu bekerjasama untuk mengasilkan karya

       Membentuk karakater kreatif pada peserta didik

b)      Tujuan Khusus

       Membuat karya berupa sibhori pada kain

       Membuat seragam pribadi

 

2)      KEGIATAN PROJEK KEWIRAUSAHAAN :

Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 2 Slahung mengambil Kewirausahaan dengan topik Berkarya Sibhori Pada Kain yang kegiatannya adalah sebagai berikut :

        Pengenala kegiatan P5 dan pengenalan Sibhori

        Melipat Kain

        Mencelup Kain

        Menjemur Kain

        Membilas Kain

3)      PEMAHAMAN BERMAKNA :

Menanamkan nilai-nilai kreatif dalam berkarya untuk menghasilkan karya yang memiliki nilai jual.

4)      PERTANYAAN PEMANTIK :

Apakah kamu tahu, gotong royong untuk berkarya dapat dilakukan dilingkungan sekolah?

5)      ALUR KEGIATAN PROJEK :

Terlampir

6)      ASESMEN :

Observasi, tes tulis

 

C.    Asesmen

a.        Teknik Penilaian

Teknik penilaian yang digunakan yaitu sebagai berikut :

       Sikap (Profil Pelajar Pancasila) dapat berupa: observasi, penilaian diri,

       Tulis / Performa :  hasil karya (strukur organisasi)

b.        Instrumen Penilaian: lembar pengamatan, tes tulis

c.         Pedoman Penskoran : Terlampir

 

 

                                                                                  

 

 

 


Penilaian Kegiatan Pengamatan Berkarya Shibori Pada Kain

Nama                         :

Kelas                           :

Tanggal pengamatan :

Materi pokok             :

 

Petunjuk menilai                     : 

1.      Catatan : berilah tanda centang (√)pada bagian yang memenuhi kriteria.

2.      Petunjuk menilai

1  = Tidak Mampu

2  = Kurang Mampu

3  = Mampu

4  = Sangat mampu

3.      Penilaian =  (Total skor : Total skor maksimal) x 100

 

Tabel Instrumen Aspek Penilaian

No

Aspek Penilaian

 

Skor

 

1

2

3

4

1

Mampu mengetahui makna kerja sama              

 

 

 

 

2

Mampu mengetahui pentingnya Kerjasama dalam sebuah kegiatan kelompok

 

 

 

 

3

Penggunaan tata bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi

 

 

 

 

4

Kemampuan menyampaikan jawaban dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok

 

 

 

 

5

Kemampuan menyampaikan ide yang orisinil

 

 

 

 

6

Kemampuan membuat karya yang orisinil

 

 

 

 

 

Total Skor

 

 

 

 

 

Tabel Rubrik Penilaian Pengamatan Kelompok

 

No

Aspek Penilaian

Deskripsi Indikator

Skor

Keterangan

1

Mampu mengetahui makna kerja sama      

1

Tidak mampu mengetahui makna kerjasama

2

Kurang mampu mengetahui makna kerjasama

3

Mampu mengetahui makna kerjasama

4

Sangat mampu mengetahui makna kerjasama

2

Mampu mengetahui pentinya Kerjasama dalam kelompok

1

Tidak mampu menyebutankan pentinya Kerjasama dalam kelompok

2

Kurang mampu menyebutankan pentinya Kerjasama dalam kelompok

3

Mampu pentinya Kerjasama dalam kelompok

4

Sangat mampu menyebutankan pentinya Kerjasama dalam kelompok

3

Penggunaan tata bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi

1

Tidak mampu menggunakan tata bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi

2

Kurang mampu menggunakan tata bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi

3

Mampu menggunakan tata bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi

4

Sangat mampu menggunakan tata bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi

4

Kemampuan menyampaikan jawaban dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok.

1

Tidak mampu menyampaikan jawaban dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok.

2

Kurang mampu menyampaikan jawaban dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok.

3

Mampu menyampaikan jawaban dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok.

4

Sangat mampu menyampaikan jawaban dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok.

5

Kemampuan menyampaikan ide yang orisilil

1

Tidak mampu menyampaikan ide yang orisinil dalam kelompok.

 

 

2

Kurang mampu menyampaikan ide yang orisinil dalam kelompok.

 

 

3

Mampu menyampaikan ide yang orisinil dalam kelompok.

 

 

4

Sangat mampu menyampaikan ide yang orisinil dalam kelompok.

6

Kemampuan membuat karya yang orisinil

1

Tidak mampu membuat karya yang orisinil.

 

 

2

Kurang mampu membuat karya yang orisinil.

 

 

3

Mampu membuat karya yang orisinil.

 

 

4

Sangat mampu membuat karya yang orisinil.

 

 

Penilaian Profil Mandiri

                     Nama                                :

                    Kelas                                 :

                    Tanggal pengamatan         :

                     Materi pokok                    :

                    Petunjuk menilai               : 

1.      Lingkarilah nilai yang dianggap sesuai dengan kondisi peserta didik di setiap kategori.

2.      Penilaian dilakukan dengan memberikan deskripsi terhadap hasil penilaian.

3.      Indikator rubik penilaian sikap dapat dilihat pada tabel berikut,Keterangan

1  = Sangat mahir

2  = Mahir

3  = Sudah berkembang

4  = Mulai berkembang

 

Tandai asesmen diri terhadap karya yang dihasilkan 

 

1

Saya dengan mudah bekerja sama dengan kelompok

2

Saya bisa menyelesaikan  saya bisa menyampaikan pendapat dengan Bahasa yang baik

3

Saya dapat menghasilkan karya yang orisinil dengan baik

4

Saya dapat berkolaborasi dengan teman dengan baik

 

 

 

 

 

 

 


 

Lembar Checklist (hasil karya)

Dimensi

Kriteria

Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia

..............

Gotong royong

..............

Bernalar kritis

..............

Mandiri

..............

 

Rubrik

 

Dimensi

Kriteria 

Sangat Mahir

≥ 90%

Mahir

60% - <90%

Sudah Berkembang

30% - <60%

Mulai Berkembang

<30%

Gotong royong

Dapat bekerja sama dengan dan selalu memberi semangat pada orang lain 

Dapat bekerja sama dengan tetapi kurang dapat memberi semangat pada orang lain

Dapat bekerja sama dengan tetapi tidak  memberi semangat pada orang lain

Tidak dapat bekerja sama dengan dan memberi semangat pada orang lain

Mandiri

Mampu melakuakan inisiatif sendiri dalam beraktifitas dalam Projek sendiri

Mampu melakuakan aktifitas dalam Projek sendiri tanpa bantuan

Kurang mampu melakuakan aktifitas dalam Projek dengan bantuan

Tidak mampu melakuakan aktifitas dalam Projek dengan bantuan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rectangle: Rounded Corners: Instrument penilaian Tulis 

 

 


Nama

Kelas :

 

Jawablah pertanyaan di bawah ini!

Mengapa dalam pembuatan shibori perlu adanya kerjasama?

 

 

 

Bagaimana jika dalam satu kelompok pembuatan shibori tidak ada kerja sama dengan teman? Apa yang terjadi?

 

 

 

Apa yang terjadi jika dalam satu kelompok ada anggota kelompok yang tidak dapat bekerja sama dengan baik? Apa yang akan kamu lakukan? Berikan penjelasanmu!

 

 

 

Apakah dalam kelompokmu kerja sama sudah dapat berjalan dengan baik? Jelaskan pendapatmu!

 

 

 

Bentuk kreatifitas apa yang kamu tunjukan dalam pembuatan shibori?

 

 

 

Kesulitan apa yang kemu temui dalam berkreasi sibhori?

 

 

 

Bagaimana kamu mengatasi kesulitan tersebut!

 

 

 

Apa yang kamu lakukan ketika salah satu teman dalam kelompokmu mengalami kesulita dalam mengkreasikan idenya untuk membuat shibori?

 

 

 

Pelajaran apa yang kamu dapatkan ketika bekerja sama dengan teman kelompokmu untuk mnegerjakan projek P5 yaitu membuat shibori!

 

 

 

Bentuk kemandirian apa yang kamu tunjukan dalam pembuatan shibori? Apakah kamu sudah melakukanya dengan baik? Berikan penjelasanmu!

 

 

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RAMALAN JAYABAYA

ESLADA KRIDA ROMANTIKA