MODUL SHIBORI P5 C.1 SMPN 2 SLAHUNG
LEMBAR PENGESAHAN
Berdasarkan hasil telaah
kepala satuan pendidikan bersama koordinator dan fasilitator Tim Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Modul Ajar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini,
disahkan dan dapat dilaksanakan di SMP Negeri
2 Slahung
Pada
Tahun Ajaran 2022/2023
Disahkan: di Ponorogo Pada tanggal: 4 Juli 2022
Menyetujui, Koordinator
Projek;
Ketua Komite Sekolah
SARIYANTO Miftahul Hidayati, S.Pd
Mengetahui,
Kepala
Sekolah SMP Negeri 2 Slahung
Mohammad
Thoyib, S.Pd, M.Pd
NIP.
19670305 199203 1 010
Kata Pengantar
Modul Pengembangan Projek Penguatan
Profil Pelajar Pancasila ini disusun untuk peserta didik dan pendidik dalam
mengembangkan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Modul ini memuat
prinsip-prinsip, komponen-komponen, tahapan, kriteria output setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan projek, strategi
serta pelaksanaan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila pada pembelajaran
paradigma baru.
Sebagai salah satu sumber informasi,
penjelasan mengenai strategi, serta format dalam panduan ini hanya merupakan contoh,
bukan sesuatu yang harus diikuti sepenuhnya atau keseluruhan Pendidik dapat
menggunakan rujukan, strategi dan format lain untuk merancang dan melaksanakan
projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, selama hasil yang diharapkan
memenuhi kriteria output pada setiap
tahapan dan memenuhi prinsip pembelajaran dan asesmen yang telah ditetapkan
dalam Kemendikbudristek-Dikti tentang satuan pendidikan Penggerak.
Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila merupakan upaya untuk mencapai Profil Pelajar Pancasila dengan
menggunakan Pembelajaran Paradigma baru. Oleh karena itu, pemahaman mengenai
Profil Pelajar Pancasila dan Pembelajaran Paradigma Baru perlu diupayakan.
Selain infomasi dari panduan ini, pendidik dapat mempelajari kedua konsep
tersebut dengan mengakses dokumen terkait lainnya.
Kami mengucapkan terima kasih kepada
berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan panduan ini. Harapan
kami, panduan ini dapat memberikan manfaat bagi pendidik, satuan pendidikan,
masyarakat, dan tentunya peserta didik sebagai subjek utama pembelajaran
sehingga tujuan pencapaian Profil Pelajar Pancasila dapat terpenuhi.
Tim
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
SMP Negeri 2 Slahung
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Profil Pelajar Pancasila
Profil Pelajar Pancasila
dirancang untuk menjawab satu pertanyaan besar, yaitu “Pelajar dengan profil
(kompetensi) seperti apa yang ingin dihasilkan oleh sistem pendidikan
Indonesia?”
“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten,
berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.”
Pernyataan ini berkaitan
dengan dua hal, yaitu kompetensi untuk menjadi warga negara Indonesia yang
demokratis dan untuk menjadi manusia unggul dan produktif di Abad ke-21. Dalam
hal ini, peserta didik Indonesia diharapkan dapat berpartisipasi dalam pembangunan
global yang berkelanjutan serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.
Naskah ini menyampaikan
hasil rumusan yang menjawab pertanyaan besar tersebut dengan memperhatikan
factor internal yang berkaitan dengan jati diri, ideologi, dan cita-cita bangsa
Indonesia; dan juga faktor eksternal yang merupakan konteks kehidupan serta
tantangan bangsa Indonesia di Abad ke-21 yang menghadapi masa revolusi industri
4.0
Profil Pelajar Pancasila
memiliki enam kompetensi yang dirumuskan sebagai dimensi kunci. Keenamnya
saling berkaitan dan menguatkan sehingga upaya mewujudkan Profil Pelajar
Pancasila yang utuh membutuhkan berkembangnya keenam dimensi tersebut secara
bersamaan, tidak parsial.

Keenam dimensi tersebut
adalah:
1.
Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
dan berakhlak mulia
2.
Berkebinekaan global
3.
Bergotong-royong
4.
Mandiri
5.
Bernalar kritis
6. Kreatif.
Dimensi-dimensi tersebut menunjukkan
bahwa Profil Pelajar Pancasila tidak hanya focus pada kemampuan kognitif,
tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia
sekaligus warga dunia.
Visi Pendidikan Indonesia
"Mewujudkan Indonesia
maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar
Pancasila"
Profil Pelajar Pancasila
“Pelajar Indonesia
merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku
sesuai nilai-nilai Pancasila”
B.
Penerapan Profil Pelajar
Pancasila
Profil Pelajar Pancasila adalah
karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri
setiap individu peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran
intrakurikuler, projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, maupun
ekstrakurikuler.

C.
Projek Penguatan Profil
Pelajar Pancasila
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran
lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap
permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project-based
learning), yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program
intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak
formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih
interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk
menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. Projek adalah
serangkaian kegiatan untuk mencapai sebuah tujuan tertentu dengan cara menelaah
suatu tema menantang. Projek didesain agar peserta didik dapat melakukan
investigasi, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan. Peserta didik bekerja
dalam periode waktu yang telah dijadwalkan untuk menghasilkan produk dan/atau
aksi. Download Materi : https://drive.google.com/drive/folder...
D.
Manfaat Projek Penguatan
Profil Pelajar Pancasila
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan ruang bagi
semua anggota komunitas satuan pendidikan untuk dapat mempraktikkan dan mengamalkan
Profil Pelajar Pancasila.
Untuk satuan pendidikan
●
Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah
ekosistem yang terbuka untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat.
●
Menjadikan satuan pendidikan sebagai organisasi
pembelajaran yang berkontribusi kepada lingkungan dan komunitas di sekitarnya.
Untuk pendidik
●
Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik
mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan Profil Pelajar Pancasila.
●
Merencanakan proses pembelajaran projek dengan
tujuan akhir yang jelas.
●
Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik yang
terbuka untuk berkolaborasi dengan pendidik dari mata pelajaran lain untuk
memperkaya hasil pembelajaran.
Untuk peserta didik
●
Memperkuat karakter dan mengembangkan kompetensi
sebagai warga dunia yang aktif.
●
Berpartisipasi merencanakan pembelajaran secara
aktif dan berkelanjutan.
●
Mengembangkan keterampilan, sikap, dan
pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengerjakan projek pada periode waktu
tertentu.
●
Melatih kemampuan pemecahan masalah dalam
beragam situasi belajar.
●
Memperlihatkan tanggung jawab dan kepedulian
terhadap isu di sekitar mereka sebagai salah satu bentuk hasil belajar.
●
Menghargai proses belajar dan bangga dengan
hasil pencapaian yang telah diupayakan secara optimal.
BAB II
DESAIN PROJEK
A.
Alur Perencanaan Projek

B.
Alokasi Waktu Projek
Mengacu kepada
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia Nomor 162/M/2021 tentang Program Sekolah Penggerak, secara umum
ketentuan total waktu projek adalah sekitar 20-30% beban peserta didik per
tahun. Pada tingkat pendidikan SMP kelas VII alokasi jam pertahun secara umum
adalah 360 jam pelajaran, sehingga pembagian jumlah jam untuk 1 tema Projek
dari 3 tema yang telah dipilih adalah sebesar 120 JP (atau menyesuaikan
kedalaman topik projek).
Distribusi alokasi waktu sistem Blok :
|
NO |
BULAN |
MINGGU KE |
||||
|
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
||
|
1 |
Juli |
|
|
PROJEK
1 |
|
|
|
2 |
Agustus |
PROJEK 1 |
||||
|
3 |
September |
PROJEK 1 |
||||
|
4 |
Oktober |
PROJEK 1 |
|
|
|
|
Berikut alokasi waktu Projek Penguatan Pelajar Pancasila untuk
tema pertama :
|
JULI 2022 |
||||||
|
MINGGU |
SENIN |
SELASA |
RABU |
KAMIS |
JUMAT |
SABTU |
|
|
|
|
|
|
1 |
2 |
|
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
|
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
|
17 |
18 |
19 |
20 |
21 |
22 Pelaksanaan kegiatan P-5 |
23 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
24 |
25 |
26 |
27 |
28 |
29 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
30 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
31 |
|
|
|
|
|
|
|
AGUSTUS 2022 |
||||||
|
MINGGU |
SENIN |
SELASA |
RABU |
KAMIS |
JUMAT |
SABTU |
|
|
1 |
2 |
3 |
4 |
5 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
6 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
13 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
14 |
15 |
16 |
17 |
18 |
19 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
20 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
21 |
22 |
23 |
24 |
25 |
26 |
27 |
|
28 |
29 |
30 |
31 |
|
|
|
|
SEPTEMBER 2022 |
||||||
|
MINGGU |
SENIN |
SELASA |
RABU |
KAMIS |
JUMAT |
SABTU |
|
|
|
|
|
1 |
2 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
3 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
10 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 Pelaksanaan kegiatan P-5 |
17 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
18 |
19 |
20 |
21 |
22 |
23 |
24 |
|
25 |
26 |
27 |
28 |
29 |
30 |
|
|
OKTOBER 2022 |
||||||
|
MINGGU |
SENIN |
SELASA |
RABU |
KAMIS |
JUMAT |
SABTU |
|
|
1 |
2 |
3 |
4 |
5 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
6 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
13 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
14 |
15 |
16 |
17 |
18 |
19 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
20 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
21 |
22 |
23 |
24 |
25 |
26 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
27 Pelaksanaan kegiatan
P-5 |
|
28 |
29 |
30 |
31 |
|
|
|
C. Menentukan Tema
Kemendikbud-Dikti
menentukan tema untuk setiap projek yang diimplementasi dalam satuan pendidikan
yang dapat berubah setiap tahunnya. Untuk tahun ajaran 2022/2023, ada tujuh
tema yang dikembangkan berdasarkan isu prioritas yang dinyatakan dalam Peta
Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035, Sustainable Development Goals, dan
dokumen lain yang relevan @https://youtu.be/HmLl8O7ZPNw
@ https://youtu.be/iSSVbe4bobM
Tujuh tema tersebut
adalah:
1.
Gaya Hidup Berkelanjutan
2.
Kearifan lokal
3.
Bhinneka Tunggal Ika
4.
Bangunlah Jiwa dan Raganya
5.
Suara Demokrasi
6.
Berekayasa dan Berteknologi untuk Membanguan
NKRI
7.
Kewirausahaan.
SMP Negeri 2 Slahung pada pernguatan projek profil pelajar
Pancasila (P-5) mengambil tema Kewirausahaan.
Kewirausahaan
Mengidentifikasi
potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan
potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial, dan
kesejahteraan masyarakat.
●
Peserta didik kemudian merancang strategi untuk meningkatkan
potensi ekonomi lokal dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.
●
Melalui kegiatan dalam projek ini seperti terlibat dalam
kegiatan ekonomi rumah tangga, berkreasi untuk menghasilkan karya bernilai
jual, dan kegiatan lainnya, yang
kemudian diikuti dengan proses analisis dan refleksi hasil kegiatan mereka.
●
Melalui kegiatan ini, kreatifitas dan budaya kewirausahaan
akan ditumbuhkembangkan. Peserta didik juga membuka wawasan tentang peluang
masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil,
serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas.
D.
Tim Fasilitasi Projek
Satuan pendidikan menyiapkan tim fasilitasi Projek dari wakil
kepala satuan pendidikan atau pendidik yang mempunyai pengalaman mengembangkan
dan mengelola Projek. Satuan pendidikan memperhatikan kebutuhan dan minat
belajar setiap peserta didik agar dapat memberikan stimulan atau tantangan yang
berbeda (diferensiasi) bagi setiap peserta didik, sesuai dengan gaya belajar,
daya imajinasi, kreasi dan inovasi, serta peminatan terhadap tema projek.satuan
pendidikan juga dapat berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait projek (orang
tua, mitra, warga satuan pendidikan, dll.) dalam pencapaian tujuan pembelajaran
dari setiap tema projek.
Berikut peran dan
tanggung jawab tim fasilitasi Projek
1.
Koordinator
Koordinator bisa dari wakil kepala satuan pendidikan atau
pendidik yang memiliki pengalaman dan mengembangkan dan mengelola projek.
Koordinator bertangung jawab mengelola sistem yang dibutuhkan tim
pendidik/fasilitator dan peserta didik untuk menyelesaikan projek dengan
sukses, dengan dukungan dan kolaborasi dari koordinator dan tim kepemimpinan
satuan pendidikan. Koordinator juga memastikan kolaborasi pengajaran terjadi di
antara para pendidik dari berbagai mata pelajaran serta memastikan asesmen yang
diberikan sesuai dengan kriteria kesuksesan yang sudah ditetapkan.

2. Tim Fasilitator
Tim fasilitator bertanggungjawab memperhatikan kebutuhan dan
minat belajar setiap peserta didik agar dapat memberikan stimulan atau
tantangan yang berbeda (diferensiasi) bagi setiap peserta didik, sesuai dengan
gaya belajar, daya imajinasi, kreasi dan inovasi, serta peminatan terhadap tema
projek. Tim fasilitator juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mendalami
isu atau topik pembelajaran yang kontekstual dengan tema projek sesuai minat
masing-masing peserta didik. Pengajar kelas 7 semua terlibat kedalam Projek
Penguatan Profil Pelajar Pancasila sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Dari
pengajar kelas VII terbagi menjadi 3 tim fasilitator sesuai dengan jumlah tema, ditambah pendidik dari kelas 8 dan 9,
serta karyawan sesuai dengan kebutuhan.
E.
Pemilihan Dimensi Dan Elemen
Tujuan
Fasilitator dapat menentukan elemen dan sub-elemen serta capaian
fase yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan peserta didik.
Strategi
Fasilitator menentukan elemen dan sub-elemen serta capaian fase
peserta didik yang akan dijadikan sebagai tujuan pembelajaran berdasarkan pada
hasil asesmen diagnostik.

|
NO |
DIMENSI |
ELEMEN |
|
1 |
1.
Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia 2. |
●
Akhlak beragama ●
Akhlak pribadi ●
Akhlak kepada manusia ●
Akhlak kepada alam ●
Akhlak bernegara |
|
2 |
3.
Mandiri 4. |
●
Kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi ●
Regulasi diri |
|
3 |
5.
Bergotong-royong 6. |
●
Kolaborasi ●
Kepedulian ●
Berbagi |
|
4 |
7.
Berkebinekaan global 8. |
●
Mengenal dan menghargai budaya ●
Kemampuan komunikasi interkultural dam berinteraksi
dengan sesama ●
Refleksi
dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan |
|
5 |
9.
Bernalar kritis |
●
Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan ●
Menganalisis dan mengevaluasi panalaran ●
Merefleksi pemikiran dan proses berpikir ●
Mengambil keputusan |
|
6 |
Kreatif
|
●
Menghasilkan
gagasan yang orisinal ●
Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal |
BAB III
PROJEK
BERKARYA SIBHORI PADA KAIN
Tema
KEWIRAUSAHAAN
A.
Tema
Projek
![]() |
Satuan pendidikan diberikan
kewenangan untuk menentukan tema yang diambil untuk dikembangkan, baik untuk
setiap kelas, angkatan, maupun fase. Untuk satuan pendidikan tingkat SMP dan
wajib memilih minimal 3 tema per tahun. 3 tema yang telah ditentukan oleh SMP
Negeri 2 Slahung adalah suara gaya hidup berkelanjutan, kewirausahaan, dan
bangunlah jiwa ragaku Sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan sebelumnya,
berikut tema pertama yang akan dibahas pada buku panduan kali ini :
Pada buku panduan Projek Penguatan
Profil Pelajar Pancasila ini menjelaskan tema gaya hidup berkelanjutan sebagai Projek
penguatan profil pelajar Pancasila yang pertama dilakukan di SMP Negeri 2
Slahung. Sistem demokrasi dan pemerintahan yang diterapkan di Indonesian dicoba
untuk dipraktikkan, namun tidak terbatas pada proses pemilihan umum dan
perumusan kebijakan.
Dalam kegiatan Projek Berkarya Sibhori
Pada Kain peserta didik diharapkan dapat berkarya dengan secara kelompok
membangun kerja sama dan toleransi antar kelompok untuk menghasilkan sebuah
karya yang sangat luar biasa.
B.
Topik Projek
Projek dengan tema Kewirausahaan.
Bertujuan untuk menumbuhkan jiwa dapat dan membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku
ramah lingkungan serta mencari jalan keluar untuk masalah lingkungan serta
mempromosikan gaya hidup serta perilaku yang lebih berkelanjutan dalam
keseharian kepada peserta didik. Pada kegiatan ini
peserta didik diajak secara nyata berproses untuk membuat Sibhori sehingga akan
tumbuh rasa bangga pada karya yang mereka buat dan rasa syukur kepadaTuhan atas
kebesaaranNya karena menciptakan alam dengan segala keunikan dan keindahanya.
Profil pelajar Pancasila yang akan
dikuatkan pada projek ini adalah Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha
Esa, Kreatif dan Gotong royong. Beriman dan Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
ditunjukan dengan rasa syukur terhadap semua yang Tuhan telah disediakan di alam,
yaitu daun yang dapat mengeluarkan zat warna yang dapat digunakan untuk karya
yang sangan luar biasa. Kreatif ditunjukan dengan terampil dalam memuat Sibhori,
dan Gotong Royong ditunjukan dengan kerja sama dengan kelompok mulai dari
proses awal, memilih daun, memilah daun dan menata daun sehingga menjadi sebuah
karya yang Indah.
C. Tahapan Projek, Dimensi Dan Eleman
|
NO |
TAHAPAN PROJEK |
DIMENSI |
ELEMEN |
|
1 |
Sosialisasi Profil Pelajar Pancasila |
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi
sosial |
|
2 |
Sosialisasi Projek Profil Pelajar
Pancasila |
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi
sosial |
|
3 |
Pengenalan
Sibhori pada kain |
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi sosial |
|
4 |
Belajar membuat lipatan sibhori dengan kertas |
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi social Kepedulian Tanggap terhadap lingkungan sekitar |
|
5 |
Membuat
lipatan dasar sibhori dengan kain pendek |
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi sosial |
|
6 |
Mencelup lipatan ke dalam larutan
pewarna dan waterglass |
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi social Kerja sama
|
|
Kreatif |
Menghasilkan gagasan yang orisinal
|
||
|
|
Membilas
kain yang sudah kering |
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi social Kerja sama |
|
Kreatif |
Menghasilkan gagasan yang orisinal |
||
|
|
Membuat lipatan pada kain Panjang untuk
kelompok 1 dan 2 |
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi social |
|
Kreatif |
Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal |
||
|
|
Membuat
lipatan pada kain Panjang untuk kelompok 3 dan 4 |
Kreatif |
Menghasilkan karya dan
tindakan yang orisinal |
|
Gotong royong |
Kolaborasi Koordinasi
social |
||
|
|
Membuat lipatan pada kain Panjang untuk
kelompok 5 dan 6 |
Kreatif |
Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal |
|
|
Mencelup
warna oleh kelompok 1,2 dan 3 |
Gotong royong |
Kepedulian Tanggap terhadap
lingkungan social Berbagi |
|
Kolaborasi Kerja sama |
|||
|
|
Mencelup
warna oleh kelompok 4,5 dan 6 |
Kreatif |
Menghasilkan karya dan
tindakan yang orisinal |
|
|
Membilas
kain oleh kelompok 1, 2 , dan3 |
Kreatif |
Menghasilkan karya dan
tindakan yang orisinal |
|
|
Membilas kain oleh kelompok 4, 5, dan 6 |
Kreatif |
Menghasilkan karya dan
tindakan yang orisinal |
|
|
Mengerjakan LKPD |
Kreatif |
Menghasilkan karya dan
tindakan yang orisinal |
|
|
Merencanakan display karya |
Gotong royong |
Kolaborasi Kerja sama Koordinasi social |
|
Kreatif |
Menghasilkan gagasan yang orisinal |
||
|
15 |
Melakukan display karya |
Gotong royong |
Kolaborasi Kerja sama Koordinasi social |
|
Kreatif |
Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal |
||
|
16 |
Refleksi
pelaksanaan Projek |
Kreatif |
Menghasilkan gagasan yang
orisinal |
D.
Tim Fasilitasi Projek
SUSUNAN PANITIA
PROJEK BERKARYA EOPRINT PADA KAIN
Penanggung
Jawab : Mohammad Thoyib, S. Pd., M. Pd
Koordinator : 1. Suyanti, S.Pd
: 2. Miftahul Hidayati, S.Pd
Fasilitator : Syahari, M.Pd
Anggota :
Mariatul Jamilah
:
Lawan, S.Pd
:
Eniek Rubiansih, S.Pd
:
Dra. Siti Nurfadilah
:
Drs. Santoso. L.M
:
Mabruroh, S.Pd
:
Drs. Katijan
Selain
susunan panitia diatas, dibentuk juga team untuk memberikan pemantapan seputar demokrasi
kepada seluruh peserta didik kelas 7. Koordinator membentuk team dari seluruh
pengajar kelas 7 yang berjumlah 27 dan terbagi menjadi 4 team. Koordinator
memberikan arahan untuk merencanakan dan membuat modul projek untuk setiap
kelas. Setiap team bertanggung jawab pada
materi yang akan disampaikan ke peserta didik.
Berikut
pembagian team pendidik sesuai dengan materi :
MATERI
PROJEK SUARA DEMOKRASI

PEMBAGIAN TEAM PEMATERI
PROJEK ECOPRINT PADA KAIN
|
Team
A
|
Team B
|
E.
Jadwal Projek
Pada
tingkat pendidikan SMP kelas VII alokasi jam pertahun secara umum adalah 360
jam pelajaran, sehingga pembagian jumlah jam untuk Projek dengan tema I, Gaya Hidup Berkelanjutan adalah sebesar 120 JP
PENYEBARAN
MATERI DAN KEGIATAN PROJEK BERKARYA SIBHORI PADA KAIN
|
TAHAP 1 |
TAHAP 2 |
|
Pengenalan Sibhori
|
Scouring Kain |
|
TAHAP 3 |
TAHAP 4 |
|
Melipat Kain |
Mencelup Kain
|
|
TAHAP 4 |
TAHAP 5 |
|
Menjemur kain |
Membilas Kain
|
JADWAL
PELAKSANAAN PROJEK 1
TEMA
GAYA KEWIRAUSAHAAN
SMP
NEGERI 2 SLAHUNG TAHUN PELAJARAN 2022/2023
|
NO |
HARI, TANGGAL |
WAKTU |
KEGIATAN |
TEMPAT |
|
1 |
Jumat, 22 Juli 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Pengenalan Profil
Pelajar Pancasila |
Aula |
|
2 |
Sabtu, 21 Juli 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Pengenalan Projek
Profil Pelajar Pancasila |
Aula |
|
3 |
Jumat, 29 Juli 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Pengenalan Shibori |
Aula |
|
4 |
Sabtu, 30 Juli 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Mengamati proses
membuat shibori |
Aula |
|
5 |
Jumat, 5 Agustus 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Membuat
rencana praktek |
Aula |
|
6 |
Sabtu, 6 Agustus 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Membentuk
kelompok dan mengerjakan LKPD |
Aula |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
7 |
Jumat, 12 Agustus 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Belajar
membuat lipatan dasar sibhori dengan kertas |
Halaman
sekolah |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
8 |
Sabtu, 13 Agustus 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Membuat
pola pada kain untuk taplak meja secara kelompok |
Teras
mushala |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
9 |
Jumat, 19 Agustus 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Melakukan
pêwarnaan dan membilas kain |
Halaman
sekolah |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
10 |
Sabtu, 20 Agustus 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Membuat
pola kelompok 1 |
Aula |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
11 |
Jumat, 2 September 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Membuat
pola kelompok 2 |
Aula |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
12 |
Sabtu, 3 September 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Membuat
pola kelompok 3 |
Aula |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
13 |
Jumat, 9 September 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Membuat
pola kelompok 4 |
Aula |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
14 |
Sabtu, 10 September 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Pewarnaan
kain untuk kelompok 1 dan 2 |
Halaman
Sekolah |
|
|
Kelas
VII A |
|||
|
|
Kelas
VII B |
|||
|
15 |
Jumat, 17 September 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Pewarnaan
kain kain untuk kelompok 3 dan 4 |
Halaman
Sekolah |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
16 |
Sabtu, 18 September 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Membuilas
kain |
Halaman
Sekolah |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
17 |
Jumat, 5 Oktober 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Merencanakan
display karya |
Aula |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
18 |
Sabtu, 6 Oktober 2022 |
Jam
ke 1-4 |
Melakukan
display karya |
Halaman
Sekolah |
|
Kelas
VII A |
||||
|
Kelas
VII B |
||||
|
19 |
Jumat, 12 Oktober 2022 |
Jam
ke 3-6 |
Refleksi
pelaksanaan Projek |
Aula |
F. Modul Dan Asesmen Projek
MODUL PROJEK
A.
Informasi Umum
|
Sekolah : SMP Negeri 2 Slahung |
Sub elemen yang didasar : ●
Kolaborasi ●
Koordinasi social ●
Tanggap terhadap situasi soasial ●
Berbagi ●
Menghasilkan karya yang orisinil ●
Menghasilkan gagasan yang orisinil |
|
Tema : Kewirausahaan |
|
|
Topik : Berkarya Sibhori Pada Kain |
|
|
Total Waktu : 120 JP
|
|
|
Dimensi Profil Pelajar
Pancasila : ●
Gotong royong ●
Kolaborasi ●
Kreatif
|
|
|
B.
Kompetensi Inti |
|
|
1)
TUJUAN PROJEK SUARA DEMOKRASI : a)
Tujuan Umum ●
Peserta didik mampu bekerjasama untuk mengasilkan karya ●
Membentuk karakater kreatif pada peserta didik b)
Tujuan Khusus ●
Membuat karya berupa sibhori pada kain ●
Membuat seragam pribadi
|
|
2) KEGIATAN PROJEK KEWIRAUSAHAAN : Projek penguatan Profil Pelajar Pancasila di
SMP Negeri 2 Slahung mengambil Kewirausahaan dengan topik Berkarya Sibhori
Pada Kain
yang kegiatannya adalah sebagai berikut : ●
Pengenala kegiatan P5 dan pengenalan Sibhori ●
Melipat Kain ●
Mencelup Kain ●
Menjemur Kain ●
Membilas Kain |
|
3)
PEMAHAMAN BERMAKNA : Menanamkan
nilai-nilai kreatif dalam berkarya untuk menghasilkan karya yang memiliki
nilai jual. |
|
4) PERTANYAAN PEMANTIK : Apakah
kamu tahu, gotong royong untuk berkarya dapat dilakukan dilingkungan sekolah?
|
|
5) ALUR KEGIATAN PROJEK : Terlampir |
|
6) ASESMEN : Observasi,
tes tulis
|
C.
Asesmen
a.
Teknik Penilaian
Teknik penilaian yang digunakan yaitu sebagai berikut :
●
Sikap (Profil Pelajar Pancasila) dapat berupa:
observasi, penilaian diri,
●
Tulis / Performa : hasil karya (strukur organisasi)
b.
Instrumen Penilaian: lembar pengamatan, tes
tulis
c.
Pedoman Penskoran : Terlampir
Penilaian
Kegiatan Pengamatan Berkarya Shibori Pada Kain
Nama :
Kelas :
Tanggal pengamatan :
Materi pokok :
Petunjuk menilai :
1. Catatan : berilah tanda centang (√)pada bagian
yang memenuhi kriteria.
2. Petunjuk menilai
1 = Tidak Mampu
2 = Kurang Mampu
3 = Mampu
4 = Sangat mampu
3. Penilaian = (Total skor : Total skor maksimal) x 100
Tabel Instrumen Aspek Penilaian
|
No |
Aspek Penilaian |
|
Skor |
|
|
|
1 |
2 |
3 |
4 |
||
|
1 |
Mampu mengetahui makna kerja sama |
|
|
|
|
|
2 |
Mampu mengetahui pentingnya
Kerjasama dalam sebuah kegiatan kelompok |
|
|
|
|
|
3 |
Penggunaan tata bahasa yang jelas
dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi |
|
|
|
|
|
4 |
Kemampuan menyampaikan jawaban
dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok |
|
|
|
|
|
5 |
Kemampuan menyampaikan ide yang
orisinil |
|
|
|
|
|
6 |
Kemampuan membuat karya yang
orisinil |
|
|
|
|
|
|
Total Skor |
|
|
|
|
Tabel Rubrik Penilaian Pengamatan
Kelompok
|
No |
Aspek Penilaian |
Deskripsi Indikator |
|
|
Skor |
Keterangan |
||
|
1 |
Mampu
mengetahui makna kerja sama |
1 |
Tidak
mampu mengetahui makna kerjasama |
|
2 |
Kurang mampu mengetahui makna
kerjasama |
||
|
3 |
Mampu mengetahui makna kerjasama |
||
|
4 |
Sangat
mampu mengetahui makna kerjasama |
||
|
2 |
Mampu mengetahui pentinya Kerjasama
dalam kelompok |
1 |
Tidak mampu menyebutankan pentinya
Kerjasama dalam kelompok |
|
2 |
Kurang mampu menyebutankan pentinya
Kerjasama dalam kelompok |
||
|
3 |
Mampu
pentinya Kerjasama dalam kelompok |
||
|
4 |
Sangat mampu menyebutankan pentinya
Kerjasama dalam kelompok |
||
|
3 |
Penggunaan tata bahasa yang jelas
dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi |
1 |
Tidak mampu menggunakan tata
bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan
diskusi |
|
2 |
Kurang mampu menggunakan tata
bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan
diskusi |
||
|
3 |
Mampu menggunakan tata bahasa yang
jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan diskusi |
||
|
4 |
Sangat mampu menggunakan tata
bahasa yang jelas dan sistematis pada penulisan laporan hasil pengamatan
diskusi |
||
|
4 |
Kemampuan menyampaikan jawaban
dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok. |
1 |
Tidak mampu menyampaikan jawaban
dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok. |
|
2 |
Kurang mampu menyampaikan jawaban
dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok. |
||
|
3 |
Mampu menyampaikan jawaban dalam
kegiatan tanya jawab antar kelompok. |
||
|
4 |
Sangat mampu menyampaikan jawaban
dalam kegiatan tanya jawab antar kelompok. |
||
|
5 |
Kemampuan menyampaikan ide yang orisilil |
1 |
Tidak mampu menyampaikan ide yang
orisinil dalam kelompok. |
|
|
|
2 |
Kurang mampu menyampaikan ide yang
orisinil dalam kelompok. |
|
|
|
3 |
Mampu menyampaikan ide yang
orisinil dalam kelompok. |
|
|
|
4 |
Sangat mampu menyampaikan ide yang
orisinil dalam kelompok. |
|
6 |
Kemampuan membuat karya yang
orisinil |
1 |
Tidak mampu membuat karya yang
orisinil. |
|
|
|
2 |
Kurang mampu membuat karya yang
orisinil. |
|
|
|
3 |
Mampu membuat karya yang orisinil. |
|
|
|
4 |
Sangat mampu membuat karya yang
orisinil. |
Penilaian Profil Mandiri
Nama :
Kelas :
Tanggal pengamatan :
Materi pokok :
Petunjuk menilai :
1. Lingkarilah nilai yang dianggap
sesuai dengan kondisi peserta didik di setiap kategori.
2. Penilaian dilakukan dengan
memberikan deskripsi terhadap hasil penilaian.
3. Indikator rubik penilaian sikap
dapat dilihat pada tabel berikut,Keterangan
1 = Sangat mahir
2 = Mahir
3 = Sudah berkembang
4 = Mulai berkembang
|
Tandai asesmen diri terhadap karya yang dihasilkan |
||||||||
|
|
Lembar Checklist (hasil karya)
|
Dimensi |
Kriteria |
|
Beriman dan bertakwa kepada
Tuhan YME, berakhlak mulia |
.............. |
|
Gotong royong |
.............. |
|
Bernalar kritis |
.............. |
|
Mandiri |
.............. |
Rubrik
|
Dimensi |
Kriteria |
|||
|
Sangat
Mahir ≥
90% |
Mahir 60%
- <90% |
Sudah
Berkembang 30%
- <60% |
Mulai
Berkembang <30% |
|
|
Gotong royong |
Dapat bekerja sama dengan dan selalu memberi semangat pada orang
lain |
Dapat bekerja sama dengan tetapi kurang dapat memberi semangat
pada orang lain |
Dapat bekerja sama dengan tetapi tidak memberi semangat
pada orang lain |
Tidak dapat bekerja sama dengan dan memberi semangat pada orang
lain |
|
Mandiri |
Mampu melakuakan inisiatif sendiri dalam beraktifitas dalam Projek
sendiri |
Mampu melakuakan aktifitas dalam Projek sendiri tanpa bantuan |
Kurang mampu melakuakan aktifitas dalam Projek dengan bantuan |
Tidak mampu melakuakan aktifitas dalam Projek dengan bantuan |
|
Nama |
Kelas : |
Jawablah
pertanyaan di bawah ini!
|
Mengapa
dalam pembuatan shibori perlu adanya kerjasama? |
|
|
|
Bagaimana jika dalam satu kelompok
pembuatan shibori tidak ada kerja sama dengan teman? Apa yang terjadi? |
|
|
|
Apa yang terjadi jika dalam satu
kelompok ada anggota kelompok yang tidak dapat bekerja sama dengan baik? Apa
yang akan kamu lakukan? Berikan penjelasanmu! |
|
|
|
Apakah dalam kelompokmu kerja sama
sudah dapat berjalan dengan baik? Jelaskan pendapatmu! |
|
|
|
Bentuk kreatifitas apa yang kamu
tunjukan dalam pembuatan shibori? |
|
|
|
Kesulitan apa yang kemu temui dalam
berkreasi sibhori? |
|
|
|
Bagaimana kamu mengatasi kesulitan
tersebut! |
|
|
|
Apa yang kamu lakukan ketika salah satu
teman dalam kelompokmu mengalami kesulita dalam mengkreasikan idenya untuk
membuat shibori? |
|
|
|
Pelajaran apa yang kamu dapatkan ketika
bekerja sama dengan teman kelompokmu untuk mnegerjakan projek P5 yaitu
membuat shibori! |
|
|
|
Bentuk kemandirian apa yang kamu
tunjukan dalam pembuatan shibori? Apakah kamu sudah melakukanya dengan baik?
Berikan penjelasanmu! |
|
|


Komentar
Posting Komentar